BeritaAl Syukro UniversalAyo, Manfaatkan Produk Pustekkom Depdiknas

Ayo, Manfaatkan Produk Pustekkom Depdiknas

    “Asumsinya, seluruh SMP negeri dan swasta di Indonesia ini sudah mendapatkan bantuan perangkat keras untuk menangkap dan menikmati program pendidikan yang disiarkan oleh TV Edukasi, serta melakukan koneksitas dengan produk Pustekkom Depdiknas lainnya. Karena, hingga kini, kita sudah memberikan bantuan berupa hardware ini kepada 35 ribu sekolah, dan untuk bantuan berupa antena parabola sudah diberikan kepada 17 ribu SMP, dan 6 ribu SD di seluruh Indonesia,” ujar Kepala Bidang Teknologi Komunikasi Pustekkom Depdiknas, Rusjdy S Arifin.      Bantuan hardware dari Pustekkom ini memang condong menyasar ke SMP, lanjut Rusjdi, karena terkait dengan program wajib belajar yang dicanangkan pemerintah pusat, dalam hal ini Departemen Pendidikan Nasional RI.
    Pernyataan ini disampaikan Rusjdi usai Acara ‘Sosialisasi Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Untuk Pendidikan di Sekolah”, yang diselenggarakan di aula SMP Islam Al Syukro, Ciputat, Tangerang Selatan, pada Rabu, 29 April 2009.
    Pada acara tersebut, Sekolah Islam Al Syukro menerima bantuan piranti keras dari Pustekkom berupa DVD Player, TV Flat 29 inch, dan perangkat penangkap program siaran Televisi Edukasi atau TV-E yang dikelola oleh Pustekkom Depkdiknas.
    “Untuk software-nya, tidak semua sekolah akan diberikan. Karena, untuk bantuan yang satu ini dapat dilakukan dengan cara merekam atau menyaksikan langsung materi pendidikannya melalui program siaran Televisi Edukasi,” tuturnya.
    Sebelumnya, Kepala Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan (Pustekkom) Depdiknas, Ir H Lilik Gani H.A., M.Sc., Ph.D mengatakan, ada paradoks yang terjadi selama ini, yakni sudah banyak penyelenggara pendidikan di lokasi yang jauh dan terpencil justru menikmati dan memanfaatkan produk siaran TV Edukasi, sementara mereka yang berlokasi dekat dengan kantor Pustekkom di Ciputat, Tangerang Selatan, ini justru belum memanfaatkan atau bahkan belum pernah sama sekali menyaksikan program siaran TV Edukasi yang sudah mengudara sejak 2004 lalu.
    “Ini jelas sebuah paradoks, sekaligus kelemahan yang harus segera kita perbaiki. Makanya, saat ini kita mulai dengan tahap sosialisasi pemanfaatan TIK, dan dilanjutkan dengan program pelatihan,” aku Lilik yang juga menjadi pembicara tunggal pada perhelatan tersebut.
Aneka Produk Pustekkom
    Program siaran Televisi Edukasi yang mengusung semboyan ‘Santun dan Mencerdaskan’, sebenarnya sudah sangat variatif. Maklum, televisi yang sudah mengudara sejak 2004 lalu ini memiliki program yang meliputi Pendidikan Formal (dari SD hingga Perguruan Tinggi), Pendidikan Informal (Seni, Budaya, Olah Raga, Keterampilan, Agama, Kesehatan, Budi Pekerti, Pertanian, Peternakan dan lainnya), Pendidikan Nonformal (Program Paket A, B dan C), serta informasi kebijakan Depdiknas. Ada pula program siaran pendidikan informal tentang guru berprestasi dan guru inovatif.     Produk lain adalah jejaring pendidikan nasional atau JARDIKNAS, yang merupakan salah satu wujud pemanfaatan TIK dalam manajemen pendidikan di Indonesia. Selain sebagai pelayanan informasi yang terpadu dan efisien pada dunia pendidikan, JARDIKNAS juga merupakan media promosi pendidikan yang handal baik di tingkat nasional maupun internasional. Infrastruktur JARDIKNAS telah diresmikan oleh Presiden RI Soesilo Bambang Yudhoyono pada 2007. Fasilitas JARDIKNAS antara lain video conference system, data center, web hosting, collection server, akses internet, layanan e-mail, call center dan customer service.
    Ada pula produk Buku Sekolah Elektronik (BSE) atau e-Book. Inilah produk Pustekkom untuk menyediakan buku sekolah alternatif secara elektronik yang memenuhi standar, bermutu, murah dan mudah diperoleh melalui akses online ke: www.bse.depdiknas.go.id.
    BSE, baik dalam bentuk buku maupun rekaman cakram (CD/DVD) dapat digandakan dan diperdagangkan dengan ketentuan tidak melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan oleh Mendiknas.
    Pustekkom juga mengelola portal pendidikan yang menyediakan bahan belajar serta fasilitas komunikasi serta interaksi antar komunitas pendidikan. Namanya, e-dukasi.net dan telah diluncurkan sejak 2003, dengan mengusung semboyan ‘Belajar Lebih Mudah dan Menyenangkan’. Didalamnya, berisi fitur Bahan Belajar seperti Materi Pokok (MIPA, Sosial, Bahasa dan Kejuruan), Modul Online, Pengetahuan Populer, Bank Soal, Uji Kompetensi, Multimedia Interaktif, Karyanda, dan Video On Demand (VOD). Juga ada Bimbingan Belajar Online, Komunitas (Forum Diskusi, Telekolaborasi, Chatting, Rekomendasi Web, Profil Sekolah, dan Game), Info (Berita, Artikel, Agenda Kegiatan), dan Fitur Tambahan.
    Tak ketinggalan, ada pula siaran Radio Pendidikan yang dikelola Pustekkom, meski sayangnya, masih berkutat di frekwensi AM dan lagi-lagi belum dikenal secara meluas oleh publik. Nah, silakan manfaatkan produk Pustekkom semaksimal mungkin.  (fdl)